PT Musim Mas Terima Penghargaan Penanganan Karhutla, Kolaborasi Nyata Korporasi dan Pemerintah

PT Musim Mas Terima Penghargaan Penanganan Karhutla, Kolaborasi Nyata Korporasi dan Pemerintah

SCN | PELALAWAN — Kontribusi dunia usaha dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan mendapat apresiasi. PT Musim Mas menerima piagam penghargaan dari Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., atas dedikasi dan partisipasinya dalam mendukung upaya pencegahan serta penanganan karhutla selama periode El Nino “Godzilla” 2026.

Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah perusahaan yang dinilai turut berkontribusi dalam penanganan karhutla. PT Musim Mas menjadi salah satu penerima apresiasi atas keterlibatannya dalam mendukung upaya penanggulangan kebakaran di wilayah Kabupaten Pelalawan.

Piagam penghargaan diserahkan dalam rangkaian malam Pamit Kenal Kapolres Pelalawan, dari AKBP John Louis Letedara kepada Kapolres Pelalawan yang baru, AKBP Ahmad Nur Ari, S.Sos., S.I.K., M.H., di Balai Seminai, Kantor Bupati Pelalawan, Senin malam (28/9/2026).

Penghargaan Menjadi Dorongan bagi Korporasi

Manager Humas PT Musim Mas, Malinton H. Purba, S.H., mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat kontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi yang sangat berarti bagi kami. PT Musim Mas berkomitmen untuk terus berpartisipasi, berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah serta seluruh pihak dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan,” kata Malinton.

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, perusahaan dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam melakukan pencegahan maupun merespons kebakaran ketika terjadi.

“Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi PT Musim Mas untuk memberikan kontribusi yang lebih baik lagi bagi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Pelalawan,” ujarnya.

Karhutla Tak Bisa Ditangani Sendirian

Dalam momentum tersebut, Kapolres Pelalawan sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang turut mengambil bagian dalam penanganan karhutla.

Menurut keterangan yang disampaikan dalam kegiatan, dukungan dunia usaha diperlukan karena kebakaran tahun ini dinilai cukup besar, termasuk penanganan di Kerumutan dan Rantau Baru.

“Terima kasih dan apresiasi kepada perusahaan yang turut serta bersinergi dan berkolaborasi dalam penanganan karhutla di Pelalawan, baik di Kerumutan maupun Rantau Baru. Kebakaran di Pelalawan tahun ini cukup luar biasa, sehingga perlu kolaborasi semua pihak. Tanpa kolaborasi, karhutla pasti sulit dipadamkan,” demikian poin pernyataan yang disampaikan dalam acara tersebut.

Pernyataan itu memperlihatkan satu hal penting, bahwa penanganan karhutla tidak berhenti pada kewajiban pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan pemegang konsesi, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

Dari Apresiasi Menuju Tanggung Jawab Berkelanjutan

Penghargaan kepada perusahaan dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara sektor bisnis, pemerintah dan aparat dalam pengendalian karhutla. Namun, dari perspektif tata kelola lingkungan, apresiasi tersebut idealnya berjalan beriringan dengan pencegahan, kesiapsiagaan, respons cepat, pemulihan pascakebakaran dan kepatuhan terhadap kewajiban lingkungan.

Dengan demikian, kontribusi korporasi tidak hanya terlihat ketika api telah muncul, tetapi juga melalui langkah-langkah pencegahan sebelum kebakaran terjadi.

PT Musim Mas menyatakan dukungannya terhadap penguatan kolaborasi tersebut, termasuk terhadap program Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan.

Bagi dunia usaha, isu karhutla bukan semata persoalan citra perusahaan. Kebakaran di wilayah operasional dan sekitarnya dapat berdampak terhadap masyarakat, lingkungan, aktivitas ekonomi serta keberlanjutan usaha. Karena itu, kolaborasi yang transparan dan terukur menjadi bagian penting dari tata kelola bisnis yang bertanggung jawab.

Pamit Kenal Kapolres, Sinergi Diharapkan Berlanjut

Acara tersebut sekaligus menjadi momentum pergantian kepemimpinan Polres Pelalawan dari AKBP John Louis Letedara kepada AKBP Ahmad Nur Ari.

Turut hadir Bupati Pelalawan, Wakil Bupati Pelalawan, Dandim 0313/KPR, Kapolres Pelalawan yang baru, Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, pimpinan DPRD Pelalawan, perwakilan Pengadilan Negeri Pelalawan, para PJU Polres Pelalawan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pimpinan perusahaan, kepala OPD dan insan pers.

Pergantian Kapolres menjadi bagian dari dinamika organisasi kepolisian. Namun, agenda penanganan karhutla tetap membutuhkan kesinambungan koordinasi lintas sektor.

Penghargaan kepada PT Musim Mas pada akhirnya bukan sekadar seremoni. Nilai terpentingnya terletak pada apakah kolaborasi antara korporasi, pemerintah, aparat dan masyarakat dapat terus diterjemahkan menjadi pencegahan yang nyata, respons yang cepat, serta perlindungan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Pelalawan.(rl)

Komentar Via Facebook :