Kaban Kesbangpol Riau Hadiri Pelantikan DPP, DPW Riau dan DPD Kota Pekanbaru LPPMI, Dorong Perempuan Minang Perkuat Ekonomi Umat

SCN | Pekanbaru – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau, Dr. Boby Rachmat, S.STP., M.Si., mewakili Plt. Gubernur Riau menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Riau, dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Pekanbaru Lembaga Pemberdayaan Perempuan Minang Indonesia (LPPMI) Periode 2026–2030, yang berlangsung di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.Kamis(16/07)26)

Pelantikan tersebut dihadiri oleh Deputi Pemberdayaan Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Brigjen Pol (Purn) Dra. Desy Andriani, M.Psi., Psikolog, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau H. Parisman Ikhwan, Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch., perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, unsur Forkopimda, Ketua Umum DPP LPPMI, para pengurus LPPMI se-Indonesia, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan doa, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars LPPMI, serta Mars Minangkabau, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan dan pelantikan pengurus DPP, DPW Provinsi Riau, dan DPD Kota Pekanbaru LPPMI Periode 2026–2030.

 Dalam sambutannya mewakili Plt. Gubernur Riau, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Menurutnya, masyarakat Minang memiliki sejarah panjang dalam pembangunan Provinsi Riau. Semangat merantau telah melahirkan banyak tokoh, ulama, akademisi, birokrat, dan pelaku usaha yang turut memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah. Oleh karena itu, keberadaan LPPMI diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan generasi muda, serta penggerak ekonomi keumatan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kondisi perekonomian Provinsi Riau saat ini menunjukkan tren yang positif. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,09 persen, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, dengan jumlah angkatan kerja mencapai sekitar 3,36 juta orang. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang yang semakin besar bagi pengembangan kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja.

 "Kami berharap LPPMI dapat mengambil peran yang lebih besar dalam membangun kewirausahaan, memperluas jaringan usaha, meningkatkan literasi keuangan syariah, serta memperkuat ekonomi berbasis umat dan keluarga," ujar Dr. Boby Rachmat saat membacakan sambutan Plt. Gubernur Riau.

Ia juga menegaskan bahwa hubungan masyarakat Melayu dan Minang telah terjalin erat sejak lama melalui nilai-nilai agama, adat, musyawarah, dan semangat gotong royong. Modal sosial tersebut harus terus dijaga sebagai kekuatan dalam mewujudkan Provinsi Riau yang maju, harmonis, dan sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP LPPMI mengajak seluruh pengurus yang telah dilantik untuk menjadikan organisasi sebagai wadah pemberdayaan perempuan Minang yang cerdas, mandiri, berkarakter, serta mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah hingga tingkat nasional dan internasional.

Acara juga diisi dengan penampilan Tari Piring, pemberian penghargaan kepada Perempuan Tangguh Berdarah Minang yang berkiprah di Provinsi Riau, serta sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI yang dibacakan oleh Deputi Pemberdayaan Perempuan. Dalam sambutannya disampaikan harapan agar seluruh pengurus LPPMI dapat menjadi organisasi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan nasional dan pemberdayaan perempuan Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan. Pelaksanaan acara berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga selesai pada pukul 12.30 WIB.(rl)

Tags :Pemerintahan
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait