30 LPS Berkinerja Baik, Diapresiasi Wako Agung Nugroho
SCN | PEKANBARU - Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM memberi apresiasi sejumlah Lembaga Pengelola Sampah (LPS) sudah memiliki kinerja yang baik. Mereka bukan hanya mengangkut sampah secara rutin setiap hari.
Namun mayoritas warga ikut serta dalam pengangkutan sampah LPS di wilayahnya. Jumlah warga yang ikut dalam LPS mencapai 95 persen.
"Mereka sudah mulai menunjukkan kinerja yang baik, jumlah warga yang dijangkau LPS ada yang sudah tiga ribu KK," kata Wako Agung dalam pertemuan dengan pengurus LPS di Kediaman Wali Kota Pekanbaru, Kamis (18/6/2026).
Dirinya bersama Ketua TP PKK Pekanbaru, Sulastri Agung Nugroho juga mengapresiasi sejumlah LPS yang sudah memiliki tempat untuk mengelola sampah sendiri. Mereka bisa mengolah sampah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi.
"Jadi tidak semua sampah yang dibuang ke TPA, ada juga sampah sudah diolah," jelasnya didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra
Total ada 30 LPS yang memiliki kinerja terbaik. Mereka merupakan LPS terbaik dari 83 LPS yang ada di Kota Pekanbaru. "Kami memberi apresiasi kepada kinerja LPS, kami ingatkan agar lebih aktif," paparnya.
Wako Agung menyadari sejumlah warga ternyata masih ada yang belum bersedia dengan sistem pengangkutan sampah oleh LPS. Kondisi ini masih jadi catatan tersendiri dalam pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru sejak Juli 2025 lalu.
Dirinya menegaskan bahwa tidak ada paksaan untuk mengangkut sampah lewat LPS. Namun dengan catatan warga tersebut tidak boleh membuang sampah sembarangan.
"Masyarakat yang tidak ikut LPS bisa membuang sampah langsung ke TPA, bukan di pinggir jalan," tegasnya.
Warga yang bersedia dengan pengangkutan sampah lewat LPS tentu juga bersedia membayar iuran. Ia mengimbau agar LPS jangan hanya sekedar mengangkut sampah yang ada di rumah tangga.
Mereka bisa ikut memberi edukasi kepada warga agar tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan. Petugas LPS juga harus memastikan tidak ada sampah yang menumpuk di wilayah kerjanya.(rl)

Komentar Via Facebook :