Bapenda Riau Optimis Realisasi PAD 2026 Bisa Melebihi Target
SCN | PEKANBARU - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak hingga Mei 2026 ini mencapai Rp1,2 triliun atau 30,64 persen dari target Rp3,9 triliun.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau optimistis target tersebut dapat tercapai hingga akhir tahun 2026.
"Alhamdulillah realiasi pendapatan daerah kita sampai Mei ini mencapai 30,64 persen atau Rp1,2 triliun dari target Rp3,9 triliun," kata Kepala Bapenda Riau," kata Kepala Bapenda Riau Ninno Wastikasari, Selasa (12/5/2026).
Ninno mengatakan, capaian realisasi PAD tersebut terbesar ditopang oleh sektor PKB mencapai 31,35 persen dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) mencapai 24,57 persen, PBBKB sebesar 33,09 persen, pajak air permukaan sebesar 33,79 persen, pajak rokok 31,05 persen, dan pajak alat berat sebesar 17,99 persen.
"Selain itu, pendapatan daerah kita juga terdapat dari pajak Opsen Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebesar 30,98 persen. Saat ini semua pendapatan daerah dari sektor tersebut tengah berjalan, InsyaAllah kalau melihat perkembangan bisa tercapai sampai akhir tahun," ujarnya optimis.
Apalagi saat ini Bapenda Riau tengah menerapkan kebijakan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bisa tidak pakai KTP asli pemiliki semula. "Kita juga dibantu Pansus Optimalisasi PAD, nanti tim akan bergerak dengan Forkopimda menggali potensi pendapatan," jelasnya.
"Karena itu, kita harapkan realisasi pendapatan daerah kita tahun ini bisa melebihi dari target. Sebab pembayaran pajak juga salah satu sumber pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat," tutupnya.
sumber,cakaplah.com

Komentar Via Facebook :