Beranikah Kapolres Kuansing Tangkap dan Sita Alat Berat PETI Yang Diduga Milik Prima

SCN | KUANSING - Saat tim investigasi media Humas Polri mendegarkan salah satu ucapan dari seorang warga masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwasannya ada alat berat yg sedang beroperasi milik Prima,
Di gang samping futsal desa Sungai Rumbio Desa Koto Kari Kecamatan Kuantan Tengah.

Tim investigasi media humas polri langsung turun lokasi, Memang benar alat berat escavator yang diduga milik Prima lagi beroperasi dan tim investigasi media humas polri menjumpai pekerja dilapangan dan menanyakan  siapa pemilik alat berat tersebut ?.

Pekerja tersebut menjawab bahwa alat tersebut punya Ilham, tidak menungu lama waktu tim investigasi media humas polri langsung mengkonfirmasi Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho .SH.MH dan menginformasikan  bahwasanya ada alat berat yg lagi BEROPERASi diwilayah hukum Polsek Kuantan Tengah.

Kemudian Kapolsek Kuantan Tengah AKP linter Sihaloho SH MH menyampaikan,  Kami tidak bisa menangkap alat berat escavator tersebut, Karena dipolsek Kuatan Tengah saat ini tidak ada Kanit Reskrim nya jadi kami akan sampaikan Kepolres.Ucap Kapolsek.

Tidak lama kemudian Ilham menelfon melalui seluler kepada tim investigasi media humas polri, Ia menyatakan, "Abang turun kelokasi saya tadi ?".

Tim investigasi media humas polri menjawab iya tim turun kelokasi dan menanyakan apakah alat berat escavator itu milik Bang Ilham ?, Kemudian Ilham menjawab,  Alat escavator itu bukan milik saya tapi punya Prima kalau lokasi baru punya saya kata Ilham. Sebut Ilham.

Tim investigasi media humas polri menyatakan kepada Ilham terkait  kedekatan Abel, Ilham dan Prima dengan anggota Buser Polres? Dan dijawab oleh Ilham Hanya Teman.Jawab Ilham.

Kemudian tim juga menanyakan apakah Abel mengetahui bahwa ada alat berat yang beraktifitas dilokasi tersebut, Kemudian Ilham menjawab, " Iya bang".Ucap Ilham.

Saat dikonfirmasi tim Media Humas Polri kepada Kanit Tipiter Mario Suwito melalui pesan whatsap tidak menjawab.

Tim investigasi media Humas Polri meminta kepada Kapolres Kuansing AKBP Ricky Raden Pratidiningrat agar segera hentikan dan disita alat berat escavator milik Prima yang beroperasi pada PETI ilegal diwilayah Kabupaten Kuansing seperti dikecamatan Kuantan Tengah.

Supaya tidak lagi lagi pengrusakan lingkungan yang dilakukan penambangan PETI ilegal tersebut , Apalgi telah memakai alat berat excavator dan sangat kami sayangkan kenapa masih ada lagi kegiatan  tambang PETI ilegal dikuansing, Sementara jelas publik beberapa waktu yang lalu melihat pengrusakan mobil Kapolres yang dilakukan oleh  penambang PETI ilegal.

Apakah Kapolres (  AKBP randen Ricky pratidiningrat s.i k, m ,h ,sangup menghentikan dan menangkap pelaku penambang peti ilegal ,.

Taufik Hidayat ketua LSM investigasi observasi LSM Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintah Pusat dan Daerah angkat bicara.

"Kita minta dan Mita harapkan kepada Kapolri Jendral Listiyo Sigit Prabowo agar segera membentuk tim khusus untuk menghentikan tambang PETI Ilegal diwilayah hukum Polres Kuansing". Ujar Taufik Tegas.

Karena kita lihat sampai sekarang tambang PETI ilegal dikabupaten Kuansing tetap beroperasi dan  sepertinya penegak hukum Polres dan Polda tak sanggup menghetikannya.

"Tambang PETI ilegal yang bertahun-tahun masih beraktifitas dan hingga sekarang masih tetap beraktifitas, Menurut data yang kita miliki, Tambang PETI dikuansing ada sebanyak 134 Tambang yang masih beroperasional hingga saat ini".Urai Taufik.(tim)

Tags :Peristiwa
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait