Demo Savendoors, Ketua PK KNPI Rumbai Timur Diteror Ancaman Pembunuhan
SCN | Pekanbaru – Ketua (PK) KNPI Rumbai Timur, Aditia diduga mendapatkan ancaman pembunuhan oleh beberapa oknum pengurus salah satu lembaga adat Melayu Riau.
Serangkaian aksi pengancaman tersebut terjadi selama 2 hari berturut-turut pada tanggal 2-3 November 2025 melalui pesan aplikasi WhatsApp yang dikirim oleh beberapa nomor kontak orang yang mengatasnamakan Pengurus Lembaga adat Melayu, salah satu lembaga adat Melayu yang berkedudukan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Tindakan teror ancaman pembunuhan yang tertuju kepada Ketua (PK) KNPI Rumbai Timur melalui pesan WhatsApp, Aditia yang dilakukan beberapa oknum pengurus Lembaga adat Melayu tersebut diduga berlatarbelakang dari akan dilaksanakannya aksi demontrasi oleh Pengurus KNPI Rumbai Timur pada 3 November 2025 disalah satu tempat usaha.
Mengetahui lokasi aksi demonstrasi yang akan dilaksanakan didepan Cafe Savendoors yang berletak di Jalan Sudirman ujung, Kecamatan Rumbai tersebut maka rangkaian intimidasi penculikan dan pembunuhan ditebar dengan dalih para oknum merasa terganggu dan tidak terima atas tindakan Aditia selaku Ketua beserta Pengurus KNPI Rumbai Timur.
Pada beberapa kutipan pesan tersebut, para oknum menyampaikan telah mengantongi info lokasi tempat tinggal Saudara adit dan akan segera melakukan serangkaian tindakan.
Ketua Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Rumbai Timur, Aditia, pada wawancaranya kepada awak media menyebutkan para pelaku juga turut mengancam akan melakukan tindakan kepada pihak keluarga dan kerabat terdekat apabila tidak kunjung menarik diri dari aksi demonstrasi yang akan dilaksanakan KNPI Rumbai Timur di Cafe Savendoors pada 3 November nantinya.
Ia juga berpendapat para pelaku seakan tidak takut dengan aturan hukum dan menganggap diri mereka layaknya Tuhan dengan mudah bertindak akan menghilangkan diri dan nyawa seseorang.
"Mereka bilang Adit miko ganggu pembina kami, kami habisi miko dit malam ini juga. Dan sambil maki-maki saya juga di WA," katanya, Senin (3/11/2025).
Diduga pesan aksi pengancaman menyeret salah satu pelaku usaha ternama Kota Pekanbaru yang dianggap menjadi dalang dibalik intimidasi terhadap Ketua (PK) KNPI Rumbai Timur tersebut.
“Salah satu pelakunya bilang juga kalo dapat perintah langsung dari Haji Anas Feri alias Pak Haji pemilik Savendoors, untuk ancam saya," ungkapnya.
Menambahkan, Aditia berpendapat bahwa untuk melakukan kegiatan demostrasi yang notabene dilindungi oleh Undang-Undang sekalipun tetap tak terlepas dari intimidasi dari berbagai pihak yang merasa diganggu bahkan secara langsung menyangkut hidup dan keamanan seseorang di Negara Hukum ini.
Ia berharap Aparat Hukum untuk segera bertindak dan menjamin kebebasan berekspresi setiap orang dalam menyampaikan pendapatnya dimuka umum.
Aditia memastikan meski mendapat banyak serangkaian intimidasi pembunuhan menjelang aksi demonstrasi tersebut, tetap tidak akan mengurungkan niatnya untuk selalu melangkah dan bersuara demi tegaknya keadilan dan kebenaran di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
“Kami tidak akan mundur, KNPI hadir sebagai pejuang keadilan dan akan selalu begitu,” tutup. Aditia.***

Komentar Via Facebook :