Bersinergi dengan APH, Lapas Narkotika Rumbai Lakukan Tes Urine Bagi WBP dan Pegawai

SCN | PEKANBARU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai menggelar kegiatan Razia gabungan dan dilanjutkan dengan tes urine bagi pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program 100 hari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) tahun 2024. Program ini menargetkan pemberantasan peredaran narkoba di lapas dan rutan, guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, Selasa (5/11/2024)

Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Ricky Dwi Biantoro dan Kepala Divisi Administrasi, Johan Manurung, serta Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Henri Alfa Edison Damanik, Pejabat Struktural. Razia ini juga diikuti oleh Yohanes Waskito, Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Madya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
dan Nirhono Jatmokoadi, jabatan Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Madya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kegiatan Razia gabungan dimulai dengan melaksanakan apel di lapangan Lapas yang diikuti oleh seluruh jajaran petugas Lapas Narkotika Rumbai serta Personel TNI Koramil 08/ Rumbai Barat, Babinsa Rumbai Bukit.

Pada kesempatan ini Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir menghimbau kepada Jajaran  Lapas agar melaksanakan Razia secara teliti. Hal ini demi mewujudkan keamanan dan ketertiban pada Lapas/Rutan dan menjalankan 100 hari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. 

"Razia ini menegaskan pentingnya pengawasan yang berkelanjutan dalam menciptakan lapas yang aman. Kolaborasi dengan APH menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan lapas tetap tertib dan jauh dari potensi gangguan, sehingga proses pembinaan bagi warga binaan berjalan dengan baik dan maksimal." Ujar Kakanwil.

Dalam pelaksanaan penggeledahan kamar hunian, petugas Lapas Narkotika Rumbai, Personel TNI Koramil 08/Rumbai Barat, dengan sigap dan teliti para petugas menyisir kamar hunian agar tidak ada barang terlarang sesuai aturan yang berlaku. Dalam Razia gabungan kali ini, tidak ditemukan pegawai maupun WBP yang positif narkoba.(red)

Tags :Pemerintahan
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait